Hari ini, 17 April 2025, Gabungan Pengusaha Jamu (GP Jamu) terjadwal melakukan pertemuan dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Pertemuan dilakukan di Sinde Budi Sentosa Landmark Pluit, Jakarta Utara. Alhamdulillah pertemuan berjalan dengan lancar.
Sebelumnya, Rabu, 16 April 2025, GP Jamu melakukan pertemuan dengan KPK di Gedung Pusat Edukasi AntiKorupsi KPK (Gedung KPK Lama). Tema yang dibahas seputar upaya pencegahan korupsi dan permasalahan dunia usaha pada sektor kesehatan, industri farmasi.
Dalam pertemuan dengan BPS ini dibahas beberapa hal. diantaranya tentang peran pokok BPS, agenda sensus ekonomi tahun 2026 serta dukungan GP Jamu dalam menyediakan informasi dan data untuk kepentingan penyajian data nasional di BPS.
GP Jamu berharap agar ke depannya terintegrasi data-data yang ada di BPS dengan Kementerian/Lembaga yang bisa digunakan oleh pelaku usaha untuk perencanaan bisnis, pengambilan keputusan, dan analisis pasar.
Selesai kegiatan tersebut, seperti biasa saya menyempatkan untuk mampir ke acaraki. Acaraki Landmark Pluit merupakan salah satu outlet acaraki yang ada di Jakarta. Kita bisa berkunjung juga ke outlet acaraki lainnya di Kota Tua, AEON Mall Tj. Barat, Grand Indonesia, serta outlet Universitas Gadjah Mada.
Di outlet acaraki, disajikan berbagai macam jamu yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti jahe, kunyit, dan beras kencur. Selain itu, kita bisa menikmati kuliner untuk mengatasi lapar kita.
Nilai luhur acaraki adalah turut melestarikan budaya Indonesia, Acaraki hadir untuk memperkenalkan kembali nilai jamu di kehidupan masyarakat. Dengan mengadaptasi kopi, teh dan matcha, Acaraki berupaya untuk menyajikan jamu dari sudut pandang yang berbeda.