SOHO Industri Pharmasi Terima Delegasi Senegal untuk Pertukaran Pengetahuan Strategi Pengembangan Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan

GP JAMU – Jakarta, 17 Oktober 2025  SOHO Industri Pharmasi, anak perusahaan dari SOHO Global Health Tbk, dengan bangga menerima kunjungan delegasi dari Senegal dalam rangka program pertukaran pengetahuan dan strategi pengembangan obat herbal serta suplemen kesehatan.

Delegasi tersebut terdiri atas tiga perwakilan utama dari lembaga kesehatan internasional, yaitu:
1. Prof. Yoro Tine – Food and Drug Administration (FDA)/National Regulatory Authority (NRA) Senegal
2. Prof. Yerim Mbagnick Diop – Ministry of Health (MoH) Senegal
3. Dr. Guy Bertrand N’jambong – World Health Organization (WHO)

Kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang riset, pengembangan, dan regulasi obat herbal tradisional, termasuk kategori Jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT), Fitofarmaka. Serta suplemen kesehatan untuk tenaga profesional medis (Healthcare Professional Products) dan produk konsumen bebas (Over The Counter/OTC).

 

Selama sesi diskusi dan kunjungan lapangan, tim SOHO memaparkan berbagai strategi kunci dalam pengembangan industri berbasis sains dan inovasi, antara lain:
• Inovasi formulasi berbasis evidence dalam pengembangan obat herbal dan suplemen kesehatan.
• Standarisasi bahan baku dan proses produksi sesuai regulasi nasional dan internasional (BPOM & WHO-GMP).
• Strategi pemasaran dan edukasi berbasis ilmiah untuk tenaga kesehatan dan masyarakat.
• Pendekatan holistik dalam integrasi suplemen kesehatan ke sistem layanan kesehatan modern.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SOHO dalam mendukung inisiatif global WHO untuk mempromosikan pengobatan tradisional yang aman, berkualitas, dan berbasis ilmiah. Sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antarnegara berkembang dalam pengembangan industri farmasi berbasis herbal dan kekayaan alam tropis.

Secara terpisah, Ketua Umum GP Jamu Jony Yuwono menyebutkan bahwa pengobatan tradisional di Senegal serupa dengan Indonesia. Di mana para pengobat tradisional memanfaatkan pengalaman empiris turun temurun untuk meracik ramuan menggunakan bahan-bahan herbal di sekitar mereka. Walau ada sedikit perbedaan dalam standarisasi dan kategorisasi produk obat bahan alam, perwakilan Senegal mengakui potensi kerja sama riset bersama Indonesia.

Menutup penjelasan, Dr. Raphael Aswin Susilo, M.Si, CIP, IPU., Direktur SOHO Industri Pharmasi, perwakilan dari SOHO Industri Pharmasi menyatakan, “Kami percaya bahwa kolaborasi internasional seperti ini akan mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi. Sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan obat herbal dan suplemen kesehatan berbasis bukti ilmiah di tingkat global.”

Dengan semangat “From Nature to Science, From Science to Health with Seed to Patients Approach”, SOHO terus berkomitmen menghadirkan solusi kesehatan alami yang aman, efektif, dan berbasis riset. Tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia.

Post Terkait